Langsa – Kebakaran lahan kosong kembali terjadi di wilayah Kecamatan Langsa Timur, tepatnya di Dusun Peutua Puteh, Gampong Buket Medang Ara, Kota Langsa, pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 12.10 WIB. Lahan yang didominasi rumput lalang kering tersebut dengan cepat dilalap api, diduga akibat kondisi cuaca ekstrem dan karakter tanah gambut yang mudah terbakar.
Peristiwa ini langsung mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran. Kapolsek Langsa Timur, AKP Marias, saat dikonfirmasi pada Jumat (24/4/2026) melalui pesan WhatsApp, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya segera bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami menerima informasi dari warga terkait adanya kebakaran lahan, dan langsung berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran serta mengerahkan personel ke lokasi untuk membantu proses pemadaman,” ujar Kapolsek.
Adapun personel yang terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain Wakapolsek Iptu Sugiharto, S.H., Kanit Reskrim Aipda Ali Akbar, S.H. bersama anggota Aipda Jimmi Alkaf, Aipda Ferizal, dan Brigadir Deni Pratama. Selain itu, Kanit Intel Aipda Reza Saputra bersama Aipda Fadly, S.H., serta personel piket Aiptu Edi Suranta Tarigan dan Aipda Renata Kurniawan turut turun ke lapangan. Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Alfisyahrin, juga aktif membantu koordinasi dengan masyarakat.
Berdasarkan keterangan saksi, T. Syuhada (31), yang juga menjabat sebagai Ketua Tuha Peut Gampong Buket Medang Ara, awalnya ia menerima laporan dari warga mengenai munculnya api di lahan kosong. Menindaklanjuti laporan tersebut, ia segera menghubungi pihak BPBD Kota Langsa dan Polsek Langsa Timur.
Sekitar pukul 12.20 WIB, lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama personel kepolisian dan masyarakat setempat. Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Sulitnya akses sumber air serta kondisi lahan gambut yang mudah terbakar menjadi kendala utama di lapangan.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai luas sekitar ±15 rante. Meski api sempat membesar, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga saat ini, kerugian materiil masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait.
Identitas pemilik lahan yang terbakar diketahui milik beberapa warga, yakni Mursal (23), warga Gampong Alue Berawe, H. Awi (65), warga Gampong Teungoh, serta Agung Baktiansyah (60), pensiunan PTP yang berdomisili di Dusun Peutua Puteh.
Pihak kepolisian telah melakukan berbagai tindakan, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan BPBD, membantu proses pemadaman, hingga melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) guna penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, petugas BPBD bersama masyarakat dan personel Polsek Langsa Timur masih terus berjibaku memadamkan sisa api agar tidak meluas ke area lain. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah cuaca panas dan kondisi lahan gambut yang rentan terbakar.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan perlunya kewaspadaan dan peran aktif masyarakat dalam mencegah kebakaran lahan, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik rawan seperti lahan gambut.(*)



Tinggalkan Balasan