Banda Aceh – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan menghormati pernyataan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, terkait penggunaan barcode dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Kami menghormati pernyataan Bapak Mualem terkait pembelian BBM jenis JBT subsidi biosolar dan JBKP pertalite dengan menggunakan barcode,” ujar Area Manager Communication, Relations, dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas, Jumat (14/2/2025).

Susanto menjelaskan, penggunaan barcode dalam transaksi BBM bersubsidi merupakan bagian dari Program Subsidi Tepat yang bertujuan memastikan distribusi BBM sesuai aturan dan kuota yang telah ditetapkan.

“Hingga saat ini, pelaksanaan program ini di Aceh berjalan lancar tanpa kendala. Bahkan, Aceh menjadi salah satu provinsi yang lebih dahulu mengimplementasikan Program Subsidi Tepat BBM Pertalite,” ujarnya.

Menanggapi pernyataan Gubernur Aceh, Pertamina menyampaikan beberapa poin utama terkait kebijakan ini.

1. Pertamina menghormati pernyataan Gubernur Aceh terkait pembelian BBM JBT subsidi biosolar dan JBKP pertalite menggunakan barcode.

2. Koordinasi dengan regulator di tingkat pemerintah pusat terus dilakukan guna memastikan kebijakan ini berjalan optimal.

3. Penggunaan barcode dalam pembelian BBM bersubsidi berfungsi sebagai mekanisme pencatatan elektronik yang memungkinkan Pertamina melaporkan data pengguna BBM bersubsidi kepada pemerintah.

4. Di Aceh, hingga saat ini tercatat sebanyak 71.775 kendaraan telah terdaftar dalam Program Subsidi Tepat Sasaran untuk BBM biosolar, sementara untuk BBM pertalite sebanyak 150.413 kendaraan.

5. Program Subsidi Tepat ini merupakan kebijakan nasional yang diterapkan di seluruh Indonesia.

6. Tujuan utama program ini adalah memastikan BBM subsidi tepat sasaran sesuai regulasi dan kuota yang ditetapkan, serta mencegah potensi penyimpangan dalam distribusinya.

Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan subsidi BBM yang transparan dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak.(*)

Foto : Detikcom