Jakarta — Dalam rangka menyongsong satu tahun perjalanan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) yang dipimpin oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan pusat dan daerah, baik secara tatap muka di Aula Prona Jakarta maupun secara virtual melalui konferensi daring. Rapim ini menjadi momen penting bagi seluruh jajaran ATR/BPN untuk melakukan refleksi, evaluasi, sekaligus memperkuat langkah menuju target besar kementerian di tahun-tahun mendatang.
Dalam arahannya, Menteri Nusron menyoroti pentingnya mempercepat pencapaian berbagai program strategis nasional (PSN) di bidang agraria dan tata ruang, termasuk program reforma agraria, penyelesaian konflik pertanahan, serta peningkatan kualitas tata ruang wilayah.
“Rapim ini bukan hanya untuk mengevaluasi capaian, tapi juga untuk menegaskan komitmen kita dalam mendukung visi besar Presiden Prabowo. Kita harus pastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Nusron.
Ia juga menegaskan bahwa kementeriannya akan terus berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan pertanahan melalui pengembangan teknologi digital, khususnya dengan memperluas pemanfaatan Aplikasi Sentuh Tanahku serta sistem layanan elektronik yang lebih mudah diakses masyarakat.
Selain itu, Nusron menekankan pentingnya soliditas antarunit kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia mengapresiasi berbagai capaian positif dari jajaran Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras mendukung percepatan target-target kementerian, terutama dalam PTSL, sertifikasi aset pemerintah dan BUMN, serta penataan ruang wilayah strategis nasional.
Dengan semangat reflektif dan evaluatif, Rapim 2025 ini menjadi titik penting dalam memperkuat arah kebijakan Kementerian ATR/BPN di bawah kepemimpinan Nusron Wahid. Kementerian ini berkomitmen untuk terus menjadi institusi yang responsif, adaptif, dan berintegritas tinggi dalam melayani kebutuhan pertanahan dan tata ruang bagi seluruh rakyat Indonesia.(*)



Tinggalkan Balasan