Jakarta — Dalam upaya memperkuat pengendalian internal dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, menyerukan pentingnya kerja sama lintas unit dalam pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Ekspos Hasil Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Tahun 2025 yang digelar secara daring pada Rabu (15/10/2025).

 

Menurut Pudji, SPIP merupakan instrumen penting dalam memastikan pelaksanaan program dan kebijakan pemerintah berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan efisiensi. Namun, tanpa adanya kolaborasi, sistem ini tidak akan berjalan maksimal. “Kolaborasi menjadi roh dari pengendalian internal yang efektif. Setiap bagian organisasi memiliki peran penting yang saling melengkapi untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Pudji menjelaskan bahwa semangat kolaboratif yang ia dorong tidak hanya mencakup hubungan antarunit di pusat, tetapi juga mencakup koordinasi dengan kantor wilayah dan kantor pertanahan di daerah. Sinergi ini, menurutnya, akan memperkuat integrasi kebijakan dan mempercepat proses perbaikan tata kelola di seluruh tingkatan organisasi.

 

“Kita harus membangun budaya kerja yang saling mendukung, terbuka terhadap masukan, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. SPIP hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan secara terukur, efektif, dan berintegritas,” tambahnya.

 

Pudji juga menekankan bahwa hasil penilaian maturitas SPIP harus dijadikan pijakan dalam memperbaiki area yang masih lemah, bukan sekadar menjadi laporan administratif. Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan SPIP sebagai bagian dari budaya organisasi yang melekat dalam setiap kegiatan dan keputusan.

 

Kegiatan Ekspos Hasil Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Tahun 2025 ini menjadi wadah refleksi bagi seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN dalam meninjau efektivitas sistem pengendalian internal yang telah diterapkan. Melalui diskusi interaktif dan pemaparan hasil penilaian, kegiatan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk peningkatan maturitas SPIP di tahun mendatang.

 

Dengan komitmen bersama dan kepemimpinan yang kuat, Pudji optimistis bahwa Kementerian ATR/BPN mampu mencapai standar tata kelola pemerintahan yang semakin baik, transparan, dan dipercaya publik. “SPIP bukan sekadar sistem, melainkan budaya integritas dan tanggung jawab yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.(*)