JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memperkuat upaya integrasi tata ruang, tidak hanya di wilayah darat, tetapi juga mencakup laut, udara, dan bawah permukaan. Kebijakan ini diharapkan mampu mewujudkan perencanaan ruang yang lebih terpadu, responsif, dan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, mengatakan bahwa percepatan integrasi antarwilayah ruang menjadi penting seiring meningkatnya tantangan pemanfaatan ruang yang kompleks. “Proses integrasi tata ruang darat dan laut perlu terus kita percepat, agar pengelolaan ruang dapat diwujudkan dalam satu kebijakan yang terpadu atau spatial planning policy,” ujar Suyus saat menjadi penanggap dalam kegiatan Diseminasi Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI, di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senin (14/7/2025).

Ia menambahkan bahwa integrasi tata ruang lintas sektor dan wilayah diperlukan untuk mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan adaptif terhadap perubahan lingkungan serta kebutuhan masyarakat.(*)