Langsa, Senin 15 Desember 2025 — Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya berdampak pada permukiman dan aktivitas masyarakat, tetapi juga mengancam keberadaan arsip dan dokumen negara yang bersifat vital. Menyikapi kondisi tersebut, Kantor Pertanahan Kota Langsa menunjukkan respons cepat dan kepedulian nyata dengan menurunkan tim untuk membantu proses evakuasi arsip di Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang.
Sejak pagi hari, tim dari Kantor Pertanahan Kota Langsa tiba di lokasi terdampak banjir dan langsung berkoordinasi dengan jajaran Kantor Pertanahan Aceh Tamiang. Dengan kondisi kantor yang masih tergenang air dan lumpur, proses penyelamatan arsip dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian. Arsip-arsip penting seperti dokumen pertanahan, peta, warkah, serta berkas pelayanan masyarakat dipindahkan ke tempat yang lebih aman agar terhindar dari risiko kerusakan lebih lanjut.
Kegiatan evakuasi arsip ini menjadi langkah krusial untuk menjaga keberlangsungan pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Arsip pertanahan merupakan data strategis negara yang memiliki nilai hukum tinggi dan berperan penting dalam memberikan kepastian hukum atas hak atas tanah. Oleh karena itu, penyelamatan arsip menjadi prioritas utama di tengah situasi darurat pascabencana.
Aksi cepat tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antar satuan kerja di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Selain sebagai bentuk solidaritas antarpegawai, kegiatan ini juga menegaskan komitmen bersama dalam menjaga aset negara dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan meskipun dihadapkan pada situasi bencana.
Melalui langkah kolaboratif ini, diharapkan proses pemulihan di Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang dapat berlangsung lebih cepat, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh layanan pertanahan secara optimal pascabencana banjir bandang.(*)



Tinggalkan Balasan