Sekolah Dasar Internasional Tahfidz (SD IT) Huda Wan Nur Kota Langsa menyelenggarakan Haflah Khatmil Qur’an 30 Juz sebagai bentuk rasa cinta dan penghormatan terhadap Kalamullah.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya lembaga dalam menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an serta memotivasi mereka untuk senantiasa berinteraksi dengan Kitab Suci Allah melalui tilawah, tadabbur, dan pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, sekolah berkomitmen untuk menanamkan semangat perjuangan dalam menjaga dan menghafal Al-Qur’an, serta mengapresiasi para peserta didik yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz. Acara tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya Qur’ani di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.
Haflah khatmil qur’an ini dilaksanakan di Pesantren Internasional Tahfidz Huda Wan Nur, Jum’at (23/1/2026).
Sekolah Dasar Internasional Tahfidz (SDIT) Huda Wan Nur merupakan salah satu divisi pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Huda Wan Nur. Yayasan ini dipimpin oleh Umi Fauziah, M.N., Lc., dengan Abi Alhafiz, Lc., M.A. sebagai pembina yayasan.
Pelaksanaan kegiatan pendidikan di SDIT Huda Wan Nur dikelola oleh Umi Nurhafni, M.Pd. selaku Kepala Sekolah, yang dibantu oleh Umi Agus Moulina, S.Pd. sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Umum, serta Ustadz Jumaida sebagai Koordinator Program Tahfidz.
Kepala SDIT Huda Wan Nur, Umi Nurhafni, M.Pd., dalam wawancaranya kepada media menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas capaian peserta didiknya yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz. Beliau menuturkan bahwa jumlah siswa yang khatam Al-Qur’an akan terus meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan pembinaan intensif yang dilakukan di sekolah.
Selain keberhasilan dalam bidang tahfidz, SDIT Huda Wan Nur juga mencatat berbagai prestasi akademik dan non-akademik baik di tingkat daerah maupun nasional, pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Tahfiz SDIT Huda Wan Nur, yang akrab disapa Ustadz Jumay, menjelaskan kepada awak media bahwa SD IT Huda Wan Nur untuk kedua kalinya menyelenggarakan Haflah Khatmil Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan di Komplek Pesantren Internasional Tahfidz Qur’an (PITQ) yang berlokasi di Jalan Tgk. Yahya, Gampong Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Provinsi Aceh.
Sebelumnya, pada Selasa, 18 November 2025, salah satu peserta didik, Ananda Ifa Khalisa Humaira binti Rahmadsyah, santri kelas IV berusia 9 tahun, berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, menjadi salah satu inspirasi dan kebanggaan bagi seluruh civitas akademika SDIT Huda Wan Nur, Ujarnya.
Pada acara Haflah Khatmil Qur’an kali ini, SD IT Huda Wan Nur kembali mencatatkan pencapaian istimewa dengan melahirkan satu generasi penghafal Al-Qur’an 30 juz. Ananda Muhammad Ar Sakha Ransi bin Surya Dharma, santri kelas V SDIT Huda Wan Nur, berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an secara sempurna.

Prestasi ini disambut dengan rasa haru dan bahagia oleh kedua orang tua Ananda. Dalam sambutannya, mereka menyampaikan ungkapan syukur dan kebanggaan mendalam, mengingat putra mereka yang masih duduk di bangku kelas V SD telah mampu menghafal seluruh isi Al-Qur’an. Momen tersebut menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh santri lain untuk terus bersemangat dalam menghafal dan mencintai Al-Qur’an. Ananda Muhammad Ar Sakha Ransi bin Surya Dharma, santri kelas V SDIT Huda Wan Nur, berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz dalam kurun waktu 7 tahun dengan penuh ketekunan dan istiqamah.
Acara khataman berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara tartil oleh ananda. Suasana haru menyelimuti ruangan ketika diumumkan bahwa Ananda Muhammad Ar Sakha Ransi memperoleh hadiah istimewa berupa paket umrah, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangannya dalam menghafal Al-Qur’an. Hadiah tersebut menjadi kado terindah, bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat, bagi kedua orang tuanya yang dengan penuh haru menyampaikan sambutan di hadapan para tamu undangan.
Pihak yayasan juga menegaskan bahwa setiap peserta didik SDIT Huda Wan Nur yang berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an 30 juz akan memperoleh hadiah utama berupa paket umrah ke Tanah Suci. Program ini menjadi wujud nyata komitmen yayasan dalam menumbuhkan generasi Qur’ani yang cinta, hafal, dan berakhlak dengan Al-Qur’an.
Dalam acara ini, turut hadir sejumlah tokoh penting dan pejabat daerah, di antaranya Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyahrin, S.T., Anggota DPRK Kota Langsa, Hj. Sri Kemala Nurli, S.E., serta M. Bayu Setiawan. Hadir pula perwakilan dari TP-PKK Kota Langsa, yakni Ibu Dewi Nur Santi, S.H., M.H., serta Sekretaris Dekranasda, Ibu Wieke Liyendawari, S.E., M.M.
Dari kalangan instansi keagamaan dan pendidikan, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Tgk. Ridwan Abdullah, perwakilan Dinas Syariat Islam, Tgk. Zulfadli, S.E., dan perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nurmala Wati, S.E.
Selain itu, turut hadir sejumlah kepala sekolah dari jenjang SD dan SMP, serta para tamu undangan dari berbagai lembaga pendidikan, termasuk Ustadz Fadhil Ramadhan Alhafiz, S.Ag., dan Ustadz Muhammad Yasir, S.Pd., M.M. dari Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang. Kehadiran para tokoh dan tamu undangan ini menambah kemeriahan sekaligus menunjukkan dukungan luas terhadap upaya Yayasan Huda Wan Nur dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi.(*)



Tinggalkan Balasan