ACEH TAMIANG – Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen dari Universitas Samudra (UNSAM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Hibah Pendanaan Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana DIPA UNSAM Tahun 2026.

Kegiatan ini secara khusus difokuskan untuk membantu para petani yang terdampak bencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun 2025 lalu. Banjir tersebut tercatat merendam sekitar 2.365 hektare lahan persawahan di Kecamatan Manyak Payed. Kondisi ini mengakibatkan kerusakan tanaman padi, penurunan kesuburan tanah akibat pencucian unsur hara, hingga berujung pada gagal panen.

Merespons permasalahan tersebut, Tim PKM Tanggap Darurat UNSAM yang diketuai oleh Ahyar Pulungan, M.Si., memberikan bantuan berupa pupuk kepada petani setempat.

Pemberian pupuk dipilih sebagai langkah strategis untuk memulihkan kesuburan lahan dan merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman padi pasca genangan air. Bantuan sarana produksi ini diharapkan mampu meringankan beban modal petani dan mempercepat proses tanam ulang.

Dalam suasana penuh keakraban saat serah terima bantuan, Datok Penghulu Gampong Simpang Lhee, Safrul Jamil, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh civitas akademika Universitas Samudra. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan desa sangat dibutuhkan untuk memajukan kualitas sumber daya manusia sejak dini, serta membantu masyarakat bangkit dari dampak ekonomi pasca bencana.

Melalui program pemulihan ini, diharapkan aktivitas pertanian di Gampong Simpang Lhee dapat segera berjalan normal, sehingga ketahanan pangan lokal dan pendapatan ekonomi masyarakat dapat kembali pulih.