Aceh Tamiang – Semangat Kampus Berdampak kembali diwujudkan melalui aksi nyata dosen Universitas Samudra yang turun langsung membantu masyarakat terdampak banjir di Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tim dosen menghadirkan edukasi sanitasi sekaligus menyalurkan bantuan hygiene kit sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan kesehatan warga pascabanjir.
Kegiatan pengabdian ini diinisiasi oleh Raja Novi Ariska bersama tim dosen dari Universitas Samudra dan turut melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian.
Kondisi lingkungan pascabanjir yang kerap menyisakan lumpur, genangan air, serta keterbatasan air bersih dan fasilitas sanitasi menjadi perhatian utama tim. Situasi ini berisiko memicu berbagai masalah kesehatan, seperti diare, penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, hingga gangguan kesehatan reproduksi pada perempuan.

Melihat kondisi tersebut, tim dosen tidak hanya hadir membawa bantuan, tetapi juga pengetahuan yang langsung dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi Sanitasi yang Dekat dengan Kebutuhan Warga
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, tim dosen memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama masa pemulihan pascabanjir. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Topik yang dibahas meliputi pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun, penggunaan air bersih yang aman, penggunaan masker untuk mencegah ISPA, serta langkah sederhana mencegah penyakit kulit akibat paparan lumpur dan air banjir.
Menurut Raja Novi Ariska, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Universitas Samudra dalam menghadirkan solusi yang langsung dirasakan masyarakat.

“Melalui edukasi sanitasi dan penyaluran hygiene kit, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya pulih dari dampak fisik banjir, tetapi juga tetap terlindungi dari risiko penyakit selama masa pemulihan,” ujarnya.
Hygiene Kit Jadi Bantuan yang Tepat Sasaran
Selain edukasi, tim dosen juga menyerahkan bantuan hygiene kit kepada warga terdampak. Paket tersebut berisi kebutuhan dasar kebersihan seperti handuk, sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, sampo, dan masker. Bantuan ini dinilai sangat tepat sasaran karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Kepala Dusun Desa Mesjid, Abdul Kuddus, menyampaikan apresiasi atas kepedulian tim dosen Universitas Samudra yang hadir di tengah kondisi masyarakat pascabanjir.
“Kami berterima kasih atas kepedulian para dosen Universitas Samudra. Bantuan ini sangat bermanfaat karena sesuai dengan kebutuhan warga saat ini, terutama untuk menjaga kesehatan keluarga,” katanya.
Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa semangat Kampus Berdampak yang diusung Universitas Samudra benar-benar hadir melalui aksi nyata, menyentuh kebutuhan masyarakat, dan memberi kontribusi langsung dalam percepatan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang. (*)



Tinggalkan Balasan