Jakarta — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik sebanyak 804 pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Prosesi pelantikan berlangsung secara hybrid (daring dan luring) dari Aula Prona, Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, dan diikuti oleh seluruh jajaran dari pusat hingga daerah.
Dalam sambutannya, Menteri Nusron menegaskan bahwa pelantikan yang dilakukan secara berkala merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang sehat dan adaptif terhadap perubahan. Menurutnya, mutasi dan rotasi jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan strategi untuk menjaga semangat, integritas, dan kinerja aparatur negara.
“Pelantikan menandakan roda organisasi berjalan dengan baik. Tour of duty, tour of area, dan tour of duration juga berjalan dengan baik,” ujar Nusron Wahid.
Ia menambahkan, melalui sistem rotasi yang terencana, setiap pejabat memiliki kesempatan untuk memperluas wawasan, memperdalam pengalaman, serta memahami berbagai karakteristik wilayah di Indonesia. Hal ini penting agar pelayanan pertanahan dan tata ruang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di setiap daerah.
Pelantikan kali ini melibatkan pejabat dari berbagai jenjang, mulai dari jabatan administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional. Menteri Nusron juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap tugas.
“Kita bukan hanya bekerja untuk memenuhi target, tapi juga untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat dalam urusan pertanahan. Setiap tanda tangan, setiap keputusan, harus membawa manfaat bagi rakyat,” tegasnya.
Acara pelantikan turut disaksikan oleh pejabat tinggi madya dan pratama Kementerian ATR/BPN, serta para Kepala Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia. Dalam suasana penuh semangat, para pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan dan berkomitmen untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan ATR/BPN di tengah tantangan modernisasi birokrasi dan transformasi digital layanan pertanahan. Dengan semangat perubahan, Kementerian ATR/BPN terus mendorong peningkatan kinerja organisasi menuju birokrasi yang profesional, berintegritas, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.(*)



Tinggalkan Balasan