Aceh Tamiang – Duka mendalam menyelimuti peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Rabu malam, 8 April 2026, sekitar pukul 21.43 WIB di depan GOR Aceh Tamiang. Insiden tragis tersebut merenggut nyawa seorang ibu dan anak setelah terlibat dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan satu unit mobil pick up.
Berdasarkan keterangan resmi Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang, AKP Hendra Sukmana, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Supra X 125 dengan nomor polisi BL 6781 UF yang dikendarai Ibrahim melaju dari arah Langsa menuju Kuala Simpang di lajur kiri dengan kecepatan sedang.
Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Beat BL 4385 UW yang dikendarai Muhammad Nuh dan berboncengan dengan Rismayana, M. Alman Rafif, serta Kinara Nafisah Azzahra mencoba mendahului kendaraan di depannya. Namun, karena jarak yang terlalu dekat, terjadi senggolan dengan sepeda motor yang hendak didahului.
Akibat benturan tersebut, dua penumpang yakni Rismayana dan Kinara Nafisah Azzahra terjatuh ke lajur kanan. Nahas, dari arah belakang melaju sebuah mobil pick up Isuzu Traga BK 8023 FJ yang dikemudikan Amrizal. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi tidak sempat menghindar dan langsung menabrak kedua korban hingga terseret beberapa meter ke depan.
Kedua korban mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang. Namun, nyawa ibu dan anak tersebut tidak dapat diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Kasat Lantas AKP Hendra Sukmana mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman saat berkendara, tidak memaksakan mendahului kendaraan lain dalam kondisi berisiko, serta menepi ke pinggir jalan apabila hendak berkomunikasi dengan sesama pengendara.
Kecelakaan ini tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pelajaran penting bagi semua pihak bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung pada kehilangan yang tak tergantikan.(*)



Tinggalkan Balasan